Lintas Fokus – Stadion Manahan akan menguji keteguhan mental Persis Solo pada awal tahun. Bukan hanya karena lawan yang datang sedang nyaman di papan atas, tetapi karena situasi klasemen membuat Persis tidak punya ruang untuk bersikap “nanti dulu”. Laga melawan Persita Tangerang menjadi semacam garis batas: menang untuk mulai keluar dari jerat, atau kembali menambah beban yang sudah menumpuk.
Pertandingan Persis vs Persita dijadwalkan berlangsung Minggu, 4 Januari 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Manahan, sesuai informasi pada laman resmi klub Persis. Di platform penyiaran resmi, Vidio juga menampilkan laga “PERSIS vs PERSITA” pada 4 Januari pukul 15.30 WIB, dengan narasi bahwa Persis butuh poin penuh untuk keluar dari dasar klasemen.
Dengan kickoff sore, atmosfer Manahan biasanya cepat memanas. Publik Solo terkenal responsif, tetapi juga menuntut. Di pertandingan seperti Persis vs Persita, sorak dukungan bisa menjadi bahan bakar, atau berubah menjadi tekanan bila gol tak kunjung datang. Dan di titik itulah Persis harus membuktikan: mereka mampu mengubah urgensi menjadi energi, bukan kepanikan.
Jadwal, venue, dan cara menonton resmi
Secara agenda, laga ini jelas: Minggu, 4 Januari 2026, pukul 15.30 WIB, venue Stadion Manahan. Kejelasan waktu dan tempat penting karena pertandingan sore sering punya tempo berbeda. Intensitas biasanya meledak di 20 menit pertama, lalu berubah menjadi adu pengelolaan stamina ketika matahari mulai turun.
Untuk penonton yang ingin menyaksikan secara legal, Vidio mengelompokkan pertandingan ini dalam kategori BRI Super League 2025/26 dan menampilkan jadwal siaran “PERSIS vs PERSITA” pada 4 Januari pukul 15.30 WIB. Ini menjadi rujukan paling aman bagi suporter yang ingin mengikuti laga tanpa mengandalkan sumber tidak resmi.
Penting juga mencatat konteks yang melekat dalam materi siaran: Persis diposisikan sebagai tim yang butuh poin penuh untuk lepas dari posisi bawah. Narasi itu sejalan dengan realitas klasemen. Artinya, pertandingan Persis vs Persita bukan sekadar duel dua tim, tetapi duel antara tekanan dan ketenangan.
Peta klasemen: satu tim mengejar napas, satu tim menjaga ritme
Klasemen sementara BRI Super League 2025-26 menempatkan Persita di peringkat 5 dengan 25 poin dari 15 pertandingan (7 menang, 4 imbang, 4 kalah; gol 19, kebobolan 13). Persis Solo berada di peringkat 18 dengan 7 poin dari 15 laga (1 menang, 4 imbang, 10 kalah; gol 16, kebobolan 33).
Angka-angka itu memberi dua gambaran yang bertolak belakang. Persita datang sebagai tim yang relatif stabil: produktivitas mereka cukup, pertahanannya juga lebih rapat dibanding banyak tim papan tengah. Persis, sebaliknya, masih berjuang menemukan bentuk paling aman, terutama karena jumlah kekalahan yang tinggi membuat kepercayaan diri mudah goyah ketika kebobolan lebih dulu.
Di sinilah duel Persis vs Persita terasa menarik sekaligus kejam. Bagi Persita, pertandingan tandang ini adalah kesempatan menambah poin untuk menjaga posisi di papan atas. Bagi Persis, ini laga “wajib” yang jika gagal dimenangkan bisa memperpanjang jarak dan memperberat tekanan internal maupun eksternal.
Rekor pertemuan terakhir juga memberi sinyal bahwa Persita tidak takut bermain melawan Persis, namun Persis punya memori bagus yang bisa dijadikan pegangan. ESPN mencatat lima pertemuan terakhir kedua tim: Persis menang 1-0 pada 27 April 2025, tetapi Persita menang 2-0 pada 8 Desember 2024, dan Persita juga menang 2-1 pada 22 Oktober 2023. Artinya, duel ini sering ditentukan detail kecil, bukan dominasi sepihak.
Wajib Tahu:
Jadwal resmi di situs Persis mencantumkan laga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Manahan.
Klasemen iLeague menempatkan Persita peringkat 5 (25 poin) dan Persis peringkat 18 (7 poin) setelah 15 pertandingan.
Selisih produktivitas dan pertahanan terlihat jelas: Persita 19 gol dan 13 kebobolan, Persis 16 gol dan 33 kebobolan.
ESPN mencatat hasil pertemuan terakhir cukup berimbang, termasuk Persis menang 1-0 (April 2025) dan Persita menang 2-0 (Desember 2024).
Vidio mempromosikan laga ini dengan penekanan bahwa Persis butuh poin penuh untuk keluar dari dasar klasemen.
Kunci duel: siapa mengontrol emosi, siapa memenangi momen
Jika Persis ingin menang, mereka harus menaklukkan dua lawan sekaligus: Persita dan tekanan. Dalam laga seperti Persis vs Persita, rencana permainan bisa runtuh bila emosi lebih dulu mengambil alih. Karena itu, kunci pertama bagi Persis adalah disiplin struktur. Mereka tidak boleh terlalu terbuka hanya karena bermain kandang, apalagi menghadapi tim yang nyaman memanfaatkan ruang saat transisi.
Kunci kedua adalah efisiensi. Persis tidak membutuhkan sepuluh peluang untuk mencetak gol, mereka butuh satu momen yang dieksekusi tanpa ragu. Mengingat statistik kebobolan Persis cukup tinggi, skenario paling aman adalah mencetak gol lebih dulu, lalu mengatur tempo agar Persita tidak mendapat kesempatan memukul balik.
Bagi Persita, kunci utamanya justru kesabaran. Tim papan atas biasanya terbiasa menghadapi stadion yang panas. Tantangannya adalah tidak terpancing bermain terlalu cepat. Dalam Persis vs Persita, Persita berpotensi menunggu sampai Persis mulai kehabisan tenaga atau kehilangan kesabaran, lalu menyerang lewat momen yang lebih terukur.
Ada satu faktor yang sering menjadi pembeda di pertandingan bertekanan tinggi: bola mati. Ketika permainan terbuka buntu, sepak pojok dan tendangan bebas berubah menjadi peluang paling “murah” sekaligus paling mematikan. Persis harus menjaga agar tidak membuat pelanggaran tidak perlu di area berbahaya, sementara Persita perlu memastikan eksekusi set-piece mereka tajam dan rapi.
Selain itu, jangan remehkan dampak gol pertama. Jika Persis kebobolan duluan, stadion bisa berubah menjadi ruang yang berat untuk tuan rumah. Namun jika Persis mencetak gol lebih dulu, tekanan bisa pindah ke Persita karena mereka dipaksa lebih terbuka, sesuatu yang justru bisa menguntungkan Persis untuk menyerang balik.
Prediksi Persis vs Persita: skor tipis, tetapi arah laga ditentukan 30 menit awal
Membaca data klasemen, Persita memang lebih diunggulkan karena stabilitas poin dan catatan kebobolan yang lebih rapat. Namun faktor kandang dan urgensi Persis membuat pertandingan ini tidak bisa diperlakukan seperti duel biasa.
Skenario paling realistis adalah Persis tampil agresif di awal, mencoba mencetak gol cepat untuk mengamankan psikologi pertandingan. Jika 30 menit pertama berlalu tanpa gol, pertandingan kemungkinan berubah menjadi duel taktis: Persita menunggu momen, Persis mulai berpacu dengan rasa cemas.
Dengan mempertimbangkan kebutuhan Persis untuk menang, tetapi juga mengingat Persita lebih konsisten sepanjang 15 pertandingan, prediksi yang paling aman mengarah pada laga ketat dengan margin tipis.
Prediksi skor utama: Persis 1-1 Persita.
Alasannya: Persis berpotensi mendapatkan dorongan kandang untuk setidaknya mencetak gol, tetapi Persita punya kemampuan menjaga permainan tetap stabil dan mencuri hasil saat lawan mulai terbuka. Kesenjangan klasemen juga mengisyaratkan Persita cukup kuat untuk tidak mudah kalah.
Prediksi alternatif: Persis 1-0 Persita.
Skenario ini terbuka bila Persis mendapat gol lebih dulu dan mampu mempertahankan disiplin sampai akhir, apalagi Persis pernah menang 1-0 atas Persita pada salah satu pertemuan terakhir.
Di luar skor, satu hal yang hampir pasti: Persis vs Persita akan ditentukan oleh ketegasan di dua kotak penalti. Persis butuh ketenangan saat peluang datang, Persita butuh ketelitian agar tidak memberi “hadiah” pada tuan rumah yang sedang lapar poin. Dan di Manahan, pertandingan seperti ini sering berakhir bukan karena siapa paling dominan, tetapi siapa paling siap menghadapi tekanan.
Sumber: ESPN.com




