Lintas Fokus – Gelombang antusiasme Kpop kembali memuncak. MAMA Awards 2025 resmi digelar di Kai Tak Stadium, Hong Kong, pada 28–29 November 2025, dan langsung menguasai linimasa penggemar di seluruh dunia. Tidak hanya karena daftar pemenangnya penuh nama besar, tetapi juga karena acara ini berlangsung hanya beberapa hari setelah kebakaran apartemen Wang Fuk Court yang menewaskan setidaknya 128 orang dan membuat Hong Kong memasuki masa berkabung resmi selama tiga hari.
Di tengah situasi tersebut, penyelenggara MAMA Awards 2025 menegaskan bahwa ajang ini tetap digelar dengan format yang disesuaikan. Red carpet dibatalkan, suasana dibuat lebih khidmat, dan CJ ENM selaku penyelenggara berkomitmen menyalurkan bantuan puluhan juta dolar Hong Kong untuk mendukung pemulihan para korban kebakaran. Keputusan ini membuat banyak penggemar menilai bahwa perayaan musik tetap bisa berjalan sejalan dengan empati sosial.
Bagi penonton Indonesia, MAMA Awards 2025 bukan sekadar penghargaan, tetapi barometer tren Kpop tahunan: siapa yang sedang memimpin generasi baru, kolaborasi mana yang paling berpengaruh, dan grup mana yang perlu segera masuk playlist. Karena itu, mengetahui daftar pemenang, lineup, serta jadwal tayang menjadi penting agar tidak ketinggalan momentum.
Gelombang Kemenangan Idola Kpop di Hong Kong
Sejak hari pertama, panggung di Kai Tak Stadium menjadi bukti kuat bahwa generasi baru Kpop benar-benar sudah mengambil alih. ENHYPEN keluar sebagai salah satu bintang utama dengan menyabet penghargaan Fans’ Choice of the Year sekaligus gelar artis global favorit. Fakta bahwa suara penggemar dari berbagai negara mengantarkan mereka ke posisi ini menunjukkan betapa kuatnya basis penggemar grup tersebut di luar Korea, termasuk di Indonesia.
IVE tidak mau kalah. Grup ini pulang dengan tiga piala penting, antara lain Global Trend Song dan Favorite Female Group, berkat lagu “Rebel Heart” yang sejak awal tahun mencatat performa streaming yang stabil di berbagai platform internasional. Dominasi IVE menegaskan bahwa konsep musik yang rapi dan mudah dinyanyikan ulang masih menjadi kunci di pasar global.
Momen lain yang mencuri perhatian adalah kemenangan lagu “APT.” milik Rosé BLACKPINK yang berkolaborasi dengan Bruno Mars sebagai Song of the Year. Kolaborasi lintas benua ini menjadi bukti bahwa format global pop dengan sentuhan Kpop tetap sangat diminati dan mampu melampaui batas bahasa. Untuk banyak penggemar Indonesia, kemenangan ini terasa relevan karena “APT.” sempat viral di media sosial lokal.
Sementara itu, Super Junior menerima penghargaan khusus untuk pencapaian inspiratif. Grup generasi kedua ini menunjukkan bahwa umur karier tidak membatasi relevansi. Kehadiran mereka di satu panggung dengan generasi rookie menciptakan narasi menarik tentang bagaimana industri Kpop kini diisi tiga generasi sekaligus, hidup berdampingan di acara yang sama.
MAMA Awards 2025: Daftar Pemenang Yang Paling Disorot
Jika diurai lebih detail, daftar pemenang MAMA Awards 2025 memperlihatkan pola yang menarik. Untuk kategori pendatang baru, CORTIS dan Hearts2Hearts dinobatkan sebagai Best New Artist. Keduanya memang belum sepopuler nama besar lain di Indonesia, tetapi kemenangan di ajang sebesar ini biasanya menjadi titik lonjakan dalam karier. Penggemar yang ingin menemukan “hidden gem” baru dapat mulai rajin mengecek rilisan mereka.
Di kategori grup, BoyNextDoor diakui sebagai Favorite Male Group, sedangkan IVE mengunci posisi Favorite Female Group. Jika disandingkan dengan nominasi Best Group yang banyak diisi nama raksasa seperti SEVENTEEN, TXT, ENHYPEN, RIIZE, Stray Kids, maupun ZEROBASEONE, maka kemenangan ini memberi sinyal bahwa dinamika voting penggemar sangat menentukan hasil akhir.
Untuk Day 2, sorotan utama jatuh pada G-Dragon yang merebut Best Dance Performance Male Solo lewat lagu “Too Bad”. Comeback sang ikon generasi kedua ini memang sudah dinantikan setelah cukup lama absen dari panggung besar. Kemenangan tersebut bisa dibaca sebagai pengakuan industri atas kemampuan G-Dragon beradaptasi dengan tren produksi musik terkini tanpa meninggalkan identitas khasnya.
Aespa pun tidak pulang dengan tangan kosong. Grup ini memenangi kategori Best Choreography berkat lagu “Whiplash” yang terkenal dengan koreografi tajam dan visual futuristik. Ditambah izna yang dianugerahi gelar Favourite Rising Artist, paket pemenang Day 2 terasa memberi panggung besar bagi solois dan grup yang membawa konsep edgy dan eksperimental.
Dengan melihat keseluruhan daftar ini, penggemar Indonesia bisa menangkap benang merah bahwa MAMA Awards 2025 memadukan suara publik dan penilaian industri. Grup yang aktif tur internasional sekaligus kuat di digital cenderung mendominasi piala, sehingga pergerakan mereka sepanjang 2026 patut terus dipantau.
Wajib Tahu:
MAMA Awards 2025 adalah ajang penghargaan Korea pertama yang digelar di Kai Tak Stadium yang baru dibuka dan tiketnya dinyatakan sold out jauh sebelum acara berlangsung.
Lineup Panggung Dua Malam Yang Bikin Stadion Berguncang
Bicara soal daya tarik acara, lineup MAMA selalu menjadi kartu truf. Tahun ini, panggung Day 1 menampilkan kombinasi kuat antara rookie dan nama besar: ALPHA DRIVE ONE, Babymonster, BoyNextDoor, Bumsup, ENHYPEN, Hearts2Hearts, (G)I-dle, IVE, Meovv, Mirror, NCT Wish, Super Junior, Treasure, TWS, serta Yeonjun dari TXT. Campuran ini membuat setlist terasa padat, dari lagu-lagu debut yang baru dirilis hingga hit global yang sudah akrab di telinga penonton.
Day 2 tidak kalah agresif. Aespa, AllDay Project, Cortis, G-Dragon, Idid, Izna, JO1, KickFlip, Kyoka, RIIZE, Stray Kids, TXT, Wing, dan Zerobaseone turun panggung secara bergantian. Kehadiran Stray Kids dan TXT, yang sama-sama memiliki basis penggemar besar di Indonesia, membuat banyak penonton lokal rela begadang untuk mengikuti siaran langsung.
Selain penampilan reguler, MAMA Awards 2025 juga menyiapkan sejumlah “mega stage” tematik. Super Junior memimpin segmen medley lagu hit, Stray Kids memegang konsep panggung berskala epik, sementara ZEROBASEONE dan BoyNextDoor mendapat jatah panggung sinematik dengan cerita visual yang digarap khusus untuk acara ini. Ada pula kolaborasi khusus bertema K-흥 yang melibatkan beberapa anggota dari BoyNextDoor, RIIZE, TWS, ZEROBASEONE, dan BABYMONSTER, menghadirkan nuansa festival yang jarang muncul di panggung penghargaan lain.
Bagi penggemar Indonesia, menyimak lineup ini penting karena biasanya MAMA menjadi sinyal promosi sebelum tur Asia berikutnya. Grup yang tampil di panggung utama MAMA sering kali memasukkan Asia Tenggara, termasuk Jakarta, dalam daftar kota konser mereka. Dengan kata lain, lineup MAMA Awards 2025 bisa dijadikan “radar awal” untuk menebak siapa yang berpotensi datang ke Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.
Jadwal Tayang dan Cara Menonton Untuk Penggemar Indonesia
Secara resmi, MAMA Awards 2025 dijadwalkan berlangsung dua malam, 28 dan 29 November 2025, pukul 18.30 waktu Hong Kong di Kai Tak Stadium. Artinya, bagi penonton di Indonesia bagian barat, acara dimulai sekitar pukul 17.30 WIB. Untuk WITA waktunya sama dengan Hong Kong, sedangkan WIT satu jam lebih cepat. Mengetahui konversi waktu ini penting agar tidak salah jam saat ingin mengikuti pembukaan atau segmen artis favorit.
Untuk kanal resmi, Mnet menyiarkan langsung MAMA Awards 2025 melalui saluran televisi di Korea dan platform streaming global mereka, termasuk kanal YouTube Mnet Kpop serta aplikasi Mnet Plus. Di beberapa negara, acara juga tersedia di HBO Max. Penggemar Indonesia yang ingin menonton secara legal perlu memastikan akses ke platform tersebut, misalnya melalui paket TV kabel yang bekerja sama atau langganan resmi layanan streaming yang memegang hak tayang.
Bila koneksi internet menjadi kendala, opsi lain adalah mengikuti update real time dari akun resmi MAMA dan artis terkait di X dan Instagram. Biasanya, cuplikan penampilan, pidato kemenangan, hingga momen di belakang panggung akan diunggah dalam hitungan menit. Strategi ini cukup efektif untuk penggemar yang tidak bisa menonton full show, tetapi tetap ingin mengikuti perkembangan MAMA Awards 2025 secara dekat.
Dari sudut pandang penikmat musik, memahami jadwal dan platform tayang juga membantu mengelola ekspektasi. Mengingat tahun ini red carpet ditiadakan sebagai bentuk penghormatan bagi korban kebakaran di Hong Kong, fokus acara banyak bergeser ke penampilan panggung dan segmen penghargaan. Penggemar dapat mengatur waktu menonton sesuai segmen yang paling ingin disaksikan, misalnya hanya saat grup favorit tampil atau ketika kategori utama diumumkan.
Pada akhirnya, MAMA Awards 2025 menunjukkan bahwa industri Kpop terus bergerak di tengah situasi dunia yang tidak selalu ideal. Di satu sisi, dunia masih berduka atas tragedi kebakaran yang menelan banyak korban jiwa di kota yang sama. Di sisi lain, ribuan orang berkumpul di stadion baru untuk merayakan musik, dengan daftar pemenang yang memotret pergeseran kekuatan antar generasi idola. Bagi penggemar Indonesia, mengikuti MAMA bukan hanya soal siapa membawa pulang piala, tetapi juga memahami ke mana arah industri ini bergerak dan artis mana yang layak mendapat dukungan lebih besar di tahun mendatang.
Sumber: Time Out Hong Kong




