25.3 C
Jakarta
Tuesday, January 13, 2026
HomeInternasionalLuka FA Cup Masih Hangat. Crystal Palace Datang ke Sunderland dengan Tekanan...

Luka FA Cup Masih Hangat. Crystal Palace Datang ke Sunderland dengan Tekanan Penuh

Date:

Related stories

West Ham vs Tottenham: Spurs Wajib Menang, Hammers Terjepit Degradasi

Lintas Fokus - Keyword “West Ham vs Tottenham” memang...

Anfield Punya Cerita. Liverpool vs Burnley dan Ujian Mental Tim Bawah

Lintas Fokus - Liverpool vs Burnley kali ini terasa...

Fulham vs Leeds: Jam Tayang, Klasemen, dan Prediksi Skor Premier League

Lintas Fokus - Nama besarnya “Fulham vs Leeds”, tapi...

Igor Thiago Lagi Gila, Chelsea Wajib Jawab: Siapa Menang di Laga Penentu Pekan 22?

Lintas Fokus - Keyword “Brentford vs Chelsea” mungkin terasa...

Old Trafford Berguncang, Duel Manchester yang Bisa Tentukan Nasib Kedua Tim

Lintas Fokus - (Manchester United vs Manchester City) Liga...
spot_imgspot_img

Lintas Fokus Ada pertandingan yang kelihatannya “biasa” di papan tengah, tapi justru berbahaya karena satu detail: dua tim sama-sama sedang terluka, sama-sama butuh napas. Itulah rasa yang mengiringi Crystal Palace vs Sunderland akhir pekan ini, saat The Black Cats menjamu The Eagles di Stadium of Light, Sabtu 17 Januari 2026. Kick-off tertera pukul 15.00 UTC (22.00 WIB, 23.00 WITA, 00.00 WIT).

Untuk pembaca Indonesia, jamnya ramah begadang. Tapi yang bikin orang mau bertahan menonton bukan cuma jamnya. Ada cerita yang menempel di dua kubu sejak FA Cup akhir pekan lalu: Sunderland baru saja lolos lewat adu penalti, sementara Crystal Palace dipukul kejutan besar. Itu bukan bumbu, itu konteks mental yang bisa ikut “main” 90 menit.

Di klasemen Premier League, jaraknya tipis. Sunderland berada di posisi 10 dengan 30 poin dari 21 laga, sedangkan Crystal Palace di urutan 13 dengan 28 poin dari jumlah laga yang sama. Produktivitasnya pun mirip: Sunderland 21 gol, Palace 22 gol. Kebobolan juga nyaris seimbang.

Taruhannya jelas: siapa yang menang bisa naik ke zona nyaman papan tengah atas, sekaligus menjauh dari rombongan bawah yang mulai gelisah. Siapa yang terpeleset, akan kembali menoleh ke belakang dan mulai menghitung jarak poin, apalagi jadwal Januari biasanya padat dan tidak peduli pada mood tim.

Soal venue, ini “rumah” yang sering jadi penguat Sunderland. Bahkan saat menahan Manchester City 0-0 pada 1 Januari, laporan pertandingan menyebut Sunderland memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang di liga menjadi 10 laga. Itu bukan jaminan menang, tapi jelas modal psikologis.

Untuk Crystal Palace, pertandingan tandang ini terasa seperti ujian: bisa menutup pekan yang pahit dengan respons yang benar, atau justru menambah beban di pundak manajer dan ruang ganti.

Kabar Terbaru Tim, Cedera, dan Skorsing

Kalau Sunderland datang dengan euforia, euforianya bukan yang heboh. Mereka lolos dari Everton di FA Cup setelah imbang 1-1 dan menang adu penalti 3-0. Kiper Robin Roefs jadi bintang dengan menyapu bersih semua eksekusi lawan. Ini bukan sekadar “lolos”. Ini tentang kepercayaan diri pemain belakang dan ketenangan di momen genting.

Crystal Palace, sebaliknya, baru saja tersandung di FA Cup. Reuters menyebut Palace, sang pemegang trofi musim lalu, tersingkir 1-2 dari tim non-liga Macclesfield. Pukulan seperti ini biasanya punya dua efek: bisa jadi bensin untuk bangkit, atau merembet jadi keraguan.

Dari sisi skuad, Palace punya kabar yang cukup spesifik. Dalam konferensi pers prapertandingan sebelumnya, Oliver Glasner memberi pembaruan penting soal Jefferson Lerma yang sempat masuk protokol gegar otak. Ia menyatakan Lerma akan tersedia untuk laga melawan Sunderland. Pada saat yang sama, Nathaniel Clyne diprediksi absen lebih lama, termasuk menghadapi Sunderland, karena masalah abductor. Chris Richards kembali masuk skuad, tetapi belum siap untuk langsung jadi starter.

Sunderland sendiri relatif “lebih tenang” dari sisi laporan cedera resmi liga. Di pembaruan cedera Premier League per 13 Januari 2026, yang tercatat untuk Sunderland adalah Aji Alese (bahu) dan statusnya absen. Di luar itu, belum ada konfirmasi resmi dari rilis liga untuk nama lain, jadi kita tidak perlu berspekulasi.

Untuk suspensi, daftar skorsing Premier League jelang matchweek ini tidak memuat nama pemain Sunderland maupun Crystal Palace. Artinya, dari sisi skorsing liga, keduanya tidak tercatat kehilangan pemain karena hukuman.

Cedera dan Skorsing (format wajib)

  • Aji Alese: absen, cedera bahu, masih dalam daftar cedera resmi Premier League per 13 Januari 2026, sumber Premier League (Injuries).

  • Nathaniel Clyne: absen, cedera abductor, Glasner menyebut akan melewatkan laga pekan ini dan “kelihatannya Sunderland juga”, sumber situs resmi Crystal Palace.

  • Jefferson Lerma: kembali tersedia, sebelumnya gegar otak dan menjalani protokol, Glasner menyebut “akan tersedia untuk laga melawan Sunderland”, sumber situs resmi Crystal Palace.

  • Chris Richards: kembali tersedia, sempat cedera dan baru kembali ke skuad, belum siap starter menurut Glasner, sumber situs resmi Crystal Palace.

  • Skorsing: tidak ada nama pemain Sunderland atau Crystal Palace dalam daftar skorsing Premier League untuk pekan ini, sumber Premier League (Suspensions).

Dampaknya ke taktik cukup terasa terutama di pihak Palace. Clyne absen membuat opsi bek sayap menipis. Lerma yang kembali tersedia memberi Glasner pilihan untuk menstabilkan ruang di depan tiga bek, apalagi Palace belakangan ini banyak menjalani laga dengan ritme yang naik turun.

Head to Head dan Tren Performa Crystal Palace vs Sunderland

Pertemuan pertama musim ini sudah memberi gambaran: ketat, alot, dan tidak jauh dari adu kesabaran. Pada 13 September 2025, Crystal Palace ditahan Sunderland 0-0 di Selhurst Park, dan Reuters menyorot Robin Roefs sebagai pahlawan dengan enam penyelamatan.

Head to Head (H2H)
Catatan: dari sumber yang bisa diverifikasi cepat dengan tanggal dan kompetisi yang jelas saat penulisan, berikut empat pertemuan terakhir. Data pertemuan kelima dengan tanggal lengkap muncul berbeda di sejumlah database dan belum sempat diverifikasi silang, sehingga tidak dicantumkan agar akurat.

  • 13 Sep 2025, Premier League, Crystal Palace vs Sunderland, 0-0

  • 04 Feb 2017, Premier League, Crystal Palace vs Sunderland, 0-4 (belum ada konfirmasi resmi tambahan di sumber yang sama untuk daftar lengkap lima laga)

  • 24 Sep 2016, Premier League, Sunderland vs Crystal Palace, 2-3

  • 01 Mar 2016, Premier League, Sunderland vs Crystal Palace, 2-2

Sekarang kita masuk ke form. Angka-angkanya menggiring kita pada satu kesimpulan awal: dua tim ini sedang sering “tidak kalah”, tapi juga sering “tidak menang”.

Performa 5 laga terakhir Sunderland (semua kompetisi, urut terbaru)

  • 10 Jan 2026, FA Cup, Everton, A, 1-1 (W, menang adu penalti)

  • 07 Jan 2026, Premier League, Brentford, A, 0-3 (L)

  • 04 Jan 2026, Premier League, Tottenham Hotspur, A, 1-1 (D)

  • 01 Jan 2026, Premier League, Manchester City, H, 0-0 (D)

  • 28 Des 2025, Premier League, Leeds United, H, 1-1 (D)

Performa 5 laga terakhir Crystal Palace (semua kompetisi, urut terbaru)

  • 10 Jan 2026, FA Cup, Macclesfield FC, A, 1-2 (L)

  • 07 Jan 2026, Premier League, Aston Villa, H, 0-0 (D)

  • 04 Jan 2026, Premier League, Newcastle United, A, 0-2 (L)

  • 01 Jan 2026, Premier League, Fulham, H, 1-1 (D)

  • 28 Des 2025, Premier League, Tottenham Hotspur, H, 0-1 (L)

Trennya terasa: Sunderland sedang menumpuk hasil imbang di liga, sementara Palace juga punya kebiasaan serupa, diselingi kekalahan tipis. Dari sisi “rasa pertandingan”, ini cenderung mengarah ke duel yang rapat. Apalagi, kedua tim sama-sama punya selisih gol minus satu setelah 21 laga.

Wajib Tahu:

  • Sunderland sedang membawa rekor 10 laga kandang tanpa kalah di Premier League, setidaknya hingga hasil 0-0 melawan Manchester City pada 1 Januari.

  • Laga Crystal Palace vs Sunderland pertama musim ini berakhir 0-0 dan Reuters menyorot Robin Roefs membuat enam penyelamatan penting.

  • Di klasemen setelah 21 laga, jarak kedua tim cuma 2 poin, dan keduanya punya selisih gol sama-sama minus satu.

  • Palace mendapat kabar skuad yang “campur aduk”: Lerma disebut kembali tersedia untuk laga melawan Sunderland, tetapi Clyne diperkirakan absen.

  • Sunderland datang dengan kepercayaan diri dari FA Cup: menang adu penalti 3-0 atas Everton, Roefs menyelamatkan semua penalti lawan.

Prediksi Formasi, Duel Kunci, dan Prediksi Skor Crystal Palace vs Sunderland

Pertandingan ini menarik karena gaya dasar kedua tim cukup berbeda. Crystal Palace di era Glasner sering memakai struktur tiga bek, sementara Sunderland belakangan tercatat menggunakan 4-2-3-1 pada beberapa laga, termasuk saat menahan Manchester City.

Prediksi formasi Sunderland: 4-2-3-1 (perkiraan)
Acuan utamanya adalah susunan yang tampil saat Sunderland bermain 0-0 melawan Manchester City.
Perkiraan XI:
Roefs; Hume, Mukiele, Alderete, Cirkin; Xhaka, Geertruida; Adingra, Le Fée, Mundle; Brobbey.
Catatan: nama-nama ini berbasis line-up laga 1 Januari. Perubahan tetap mungkin tergantung rotasi pasca FA Cup dan kebugaran, tetapi belum ada konfirmasi resmi XI jelang hari pertandingan.

Prediksi formasi Crystal Palace: 3-4-2-1 (perkiraan)
Acuan: formasi 3-4-2-1 saat Palace bermain 0-0 kontra Aston Villa, ditambah update resmi klub bahwa Lerma kembali tersedia untuk laga melawan Sunderland.
Perkiraan XI:
Henderson; Guéhi, Lacroix, Canvot; Mitchell, Lerma, Wharton, Devenny; Pino, Johnson; Mateta.
Catatan: Richards disebut kembali ke skuad tetapi belum siap starter, sementara Clyne diperkirakan absen.

Duel kunci yang bisa menentukan Crystal Palace vs Sunderland

  1. Robin Roefs vs penyerang Palace. Roefs sudah membuktikan diri: enam penyelamatan di Selhurst Park pada pertemuan pertama, lalu jadi pembeda di adu penalti FA Cup. Kalau Palace punya periode dominan, kiper Sunderland ini bisa mengubah arah pertandingan sendirian.

  2. Lini tengah: Lerma dan Wharton melawan Xhaka dan Geertruida. Jika Palace benar-benar menurunkan Lerma, mereka punya “jangkar” untuk menahan transisi Sunderland, terutama saat Le Fée mulai menemukan ruang.

  3. Sayap Sunderland vs struktur tiga bek Palace. Sunderland akan mencari celah di belakang wing-back. Palace harus rapi, karena satu overlap terlambat bisa memaksa tiga bek keluar dari posisinya.

Prediksi kemenangan (estimasi redaksi)

  • Sunderland menang: 36%

  • Seri: 30%

  • Crystal Palace menang: 34%

Dasar singkat (berbasis data yang tersedia):

  1. Sunderland punya modal kandang yang kuat, termasuk rekor 10 laga kandang liga tanpa kalah hingga awal Januari.

  2. Tren dua tim mengarah ke laga ketat dan minim margin. Dalam empat laga liga terakhir sebelum pekan ini, Sunderland tiga kali seri, Palace juga banyak berbagi angka.

  3. Absensi dan ketersediaan pemain Palace masih dinamis: Clyne diprediksi absen, sementara Lerma baru kembali tersedia. Stabilitas komposisi ini bisa memengaruhi fase bertahan Palace, terutama di sisi kanan.

Prediksi skor (estimasi redaksi)

  • Prediksi utama: Sunderland 1-1 Crystal Palace

  • Alternatif skenario: Sunderland 1-0 Crystal Palace (jika Sunderland mampu memaksimalkan momen di babak kedua dan Roefs kembali jadi tembok)

Terakhir, soal siaran untuk penonton Indonesia. Premier League mencantumkan pemegang hak siar Indonesia adalah EMTEK. Untuk jadwal pertandingan ini, listing internasional yang beredar mencantumkan Vidio sebagai platform di Indonesia, tetapi jadwal penayangan bisa berubah. Paling aman, cek menu pertandingan Premier League di Vidio atau kanal EMTEK mendekati kick-off.

Apa pun hasilnya, Crystal Palace vs Sunderland punya bahan untuk jadi tontonan yang “diam-diam tegang”. Bukan duel yang menjanjikan pesta gol, tetapi pertandingan tipe yang sering ditentukan satu detail: satu salah kontrol, satu set-piece, atau satu penyelamatan gila.

Pantau juga live score yang terlampir di akhir artikel untuk mengikuti jalannya laga menit demi menit.

Sumber: Premier League

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img