Lintas Fokus – Nama pertandingannya sering dicari publik Indonesia sebagai crystal palace vs tottenham, tapi jadwal resminya memang menempatkan Spurs sebagai tuan rumah. Dan ini bukan sekadar derby London biasa. Tottenham sedang hidup di tepi jurang performa, sedangkan Crystal Palace datang dengan kondisi skuad yang tidak utuh, plus beban mental setelah kekalahan yang “menggigit”.
Pertandingan ini bagian dari Premier League pekan ke-29. Kick-off tercatat Kamis, 5 Maret 2026 pukul 20.00 UTC di Tottenham Hotspur Stadium, London menurut Sofascore dan match centre Crystal Palace. Untuk penonton Indonesia (WIB), sejumlah panduan siaran menuliskan Jumat, 6 Maret 2026 pukul 03.00 WIB, tayang di Vidio dan juga tercantum lewat listing Champions TV 5.
Soal klasemen, jaraknya tidak jauh, tapi tensinya tinggi. Sofascore menempatkan Tottenham di peringkat 16 dan Crystal Palace di peringkat 14 jelang laga. NBC Sports merinci poinnya: Palace 35 poin, Spurs 29 poin. Ini membuat “crystal palace vs tottenham” punya konteks yang jelas: Spurs butuh menang untuk menjauh dari zona merah, sementara Palace butuh menjaga jarak aman dari pusaran yang sama.
Ada satu detail yang membuat laga ini terasa makin panas. Sports Mole menulis Spurs sedang tanpa kemenangan liga di 2026 dan punya jarak empat poin dari zona degradasi. Di momen seperti itu, satu gol cepat bisa mengubah stadion jadi mesin tekanan, tapi satu kesalahan kecil juga bisa membuat semuanya runtuh.
Untuk fans Indonesia, laga jam 03.00 WIB ini biasanya jadi tipe pertandingan yang bikin susah “sekadar nonton”. Ada drama klasemen, ada absensi penting, ada derby, dan ada dua tim yang sama-sama butuh alasan untuk merasa lebih aman setelah peluit panjang.
Kabar Terbaru Tim, Cedera, dan Skorsing
Tottenham masuk laga ini dengan beban berat setelah kalah 1-2 dari Fulham pada 1 Maret. Hasil itu tercatat di halaman hasil Sky Sports Tottenham musim 2025/26. Sports Mole menggambarkan situasinya secara gamblang: Spurs empat kali kalah beruntun di liga, dan belum menang di Premier League sepanjang 2026.
Crystal Palace pun tidak datang dengan senyum lebar. Mereka baru kalah 1-2 dari Manchester United pada 1 Maret, dan Reuters menyorot turning point-nya: kartu merah Maxence Lacroix yang mengubah arah pertandingan. Itu penting karena berdampak langsung ke laga ini.
Kabar skuad paling rapi menjelang pertandingan berasal dari Sports Mole, yang merangkum absensi dan menyusun “possible starting lineup” untuk kedua tim. Di sisi Spurs, daftar absennya panjang. Ada beberapa nama yang bahkan disebut belum akan kembali. Di sisi Palace, pukulan terbesarnya adalah Lacroix yang harus menjalani larangan bermain satu pertandingan.
Berikut format cedera dan skorsing sesuai ketentuan. Saya hanya menulis yang disebut jelas oleh sumber.
Cedera dan Skorsing (Tottenham):
Djed Spence: diragukan, cedera betis ringan dan absen mendadak sebelum laga vs Fulham, update terbaru “menunggu dilihat” jelang Palace, sumber Sports Mole.
Destiny Udogie: absen, cedera paha, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
Lucas Bergvall: absen, cedera pergelangan kaki, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
Ben Davies: absen, cedera pergelangan kaki, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
Mohammed Kudus: absen, cedera paha, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
Rodrigo Bentancur: absen, cedera paha, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
Dejan Kulusevski: absen, cedera lutut, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
James Maddison: absen, cedera lutut, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
Wilson Odobert: absen, cedera lutut, update terbaru belum siap kembali, sumber Sports Mole.
Cristian Romero: absen, skorsing, update terbaru disebut “suspended” untuk laga ini, sumber Sports Mole.
Cedera dan Skorsing (Crystal Palace):
Maxence Lacroix: absen, skorsing satu laga akibat kartu merah vs Man United, update terbaru akan menjalani larangan bermain di laga ini, sumber Sports Mole dan Reuters.
Cheick Doucoure: absen, cedera lutut, update terbaru masih menepi, sumber Sports Mole.
Eddie Nketiah: absen, cedera paha, update terbaru masih menepi, sumber Sports Mole.
Jean-Philippe Mateta: absen, cedera lutut, update terbaru disebut berpotensi kembali bulan ini tapi belum untuk laga ini, sumber Sports Mole.
Jefferson Lerma: absen, cedera paha, update terbaru disebut berpotensi kembali bulan ini tapi belum untuk laga ini, sumber Sports Mole.
Dampak taktisnya langsung terasa. Spurs kehilangan Romero, dan itu memengaruhi stabilitas duel udara dan garis pertahanan, terutama ketika laga jadi keras. Palace kehilangan Lacroix, bek yang bahkan sempat mencetak gol cepat vs United sebelum semuanya berbalik.
Head to Head dan Tren Performa
Di atas kertas, ini derby yang sering berakhir tipis. Untuk publik yang mencari “crystal palace vs tottenham”, catatan pertemuan terakhir menunjukkan pergantian momentum dari musim ke musim.
Head to Head (H2H) 5 pertemuan terakhir:
28 Dec 2025, Premier League, Crystal Palace vs Tottenham Hotspur, 0-1
11 May 2025, Premier League, Tottenham Hotspur vs Crystal Palace, 0-2
27 Oct 2024, Premier League, Crystal Palace vs Tottenham Hotspur, 1-0
02 Mar 2024, Premier League, Tottenham Hotspur vs Crystal Palace, 3-1
28 Oct 2023, Premier League, Crystal Palace vs Tottenham Hotspur, 1-2
Pertemuan terakhir di Selhurst Park dimenangi Spurs 1-0, dan Premier League menulis gol tunggalnya dicetak Archie Gray. Itu memberi Spurs pegangan bahwa mereka bisa menang meski situasi sedang tidak ideal.
Sekarang form lima laga terakhir masing-masing tim (Premier League), dengan format wajib dan urut terbaru.
Performa 5 laga terakhir (Tottenham):
01 Mar 2026, Premier League, Fulham, A, 1-2, L
22 Feb 2026, Premier League, Arsenal, H, 1-4, L
10 Feb 2026, Premier League, Newcastle United, H, 1-2, L
07 Feb 2026, Premier League, Manchester United, A, 0-2, L
01 Feb 2026, Premier League, Manchester City, H, 2-2, D
Performa 5 laga terakhir (Crystal Palace):
01 Mar 2026, Premier League, Manchester United, A, 1-2, L
22 Feb 2026, Premier League, Wolverhampton Wanderers, H, 1-0, W
11 Feb 2026, Premier League, Burnley, H, 2-3, L
08 Feb 2026, Premier League, Brighton and Hove Albion, A, 1-0, W
01 Feb 2026, Premier League, Nottingham Forest, A, 1-1, D
Trennya memberi dua sinyal. Spurs sedang jatuh, empat kekalahan liga beruntun. Palace sedikit lebih “hidup”, ada dua kemenangan dari empat laga liga terakhir sebelum kalah di Old Trafford.
Wajib Tahu:
Kick-off resmi tercatat 5 Mar 2026 pukul 20.00 UTC di Tottenham Hotspur Stadium, dan ini laga Premier League pekan ke-29.
Jadwal tayang Indonesia banyak ditulis 6 Mar 2026 pukul 03.00 WIB, termasuk listing Vidio dan panduan jadwal lokal.
Spurs belum menang di Premier League sepanjang 2026 menurut pratinjau Sports Mole, dan situasinya masih dekat zona merah.
Palace kehilangan Maxence Lacroix karena skorsing setelah kartu merah vs Man United, dan Reuters menegaskan momen itu mengubah pertandingan.
Pertemuan pertama musim ini dimenangi Spurs 1-0 di Selhurst Park, gol Archie Gray menurut laporan resmi Premier League.
Prediksi Formasi, Duel Kunci, dan Prediksi Skor
Kalau kamu mencari alasan kenapa “crystal palace vs tottenham” menarik untuk dipreview, jawabannya ada di pertarungan gaya. Spurs butuh kontrol agar stadion tidak berubah jadi tekanan yang memakan mereka sendiri. Palace biasanya nyaman menunggu momen, apalagi ketika lawan sedang gelisah.
Prediksi formasi (perkiraan redaksi, bukan konfirmasi resmi):
Tottenham: 3-4-2-1 (bisa berubah saat menyerang)
Crystal Palace: 3-4-2-1
Untuk prediksi susunan pemain, saya mengacu pada “possible starting lineup” Sports Mole. Ini bukan pengumuman resmi klub dan bisa berubah pada hari pertandingan.
Prediksi XI Tottenham (perkiraan):
Vicario; Danso, Van de Ven, Dragusin; Porro, Sarr, Palhinha, Gray; Simons; Tel, Richarlison
Prediksi XI Crystal Palace (perkiraan):
Henderson; Canvot, Richards, Riad; Munoz, Wharton, Kamada, Mitchell; Sarr, Johnson; Strand Larsen
Duel kunci yang berpotensi menentukan:
Richarlison dan Tel vs struktur tiga bek Palace. Sports Mole menyebut keduanya punya potensi dan fans Spurs ingin Tel mendapat menit lebih awal.
Wharton dan Kamada menjaga pusat permainan. Jika Palace menang di area tengah, Spurs akan dipaksa menyerang lewat sayap dan crossing, yang sering membuat laga jadi “acak”. Ini analisis pola, bukan klaim statistik baru.
Bola mati. Spurs tanpa Romero membuat duel udara di momen set-piece jadi lebih sensitif. Palace juga kehilangan Lacroix, jadi pertahanan set-piece mereka ikut diuji.
Prediksi kemenangan (estimasi redaksi, bukan fakta):
Tottenham menang: 40%
Seri: 28%
Crystal Palace menang: 32%
Dasarnya (3 alasan berbasis data):
Form 5 laga: Spurs empat kali kalah beruntun, Palace punya dua kemenangan dari empat laga liga sebelum kalah di Man United.
Klasemen dan poin: Spurs 16 (29 poin) dan Palace 14 (35 poin), jadi tekanan paling berat ada di tuan rumah.
Absensi kunci: Spurs kehilangan banyak pemain plus Romero skorsing, Palace kehilangan Lacroix skorsing, yang membuat duel pertahanan jadi faktor utama.
Prediksi skor (estimasi redaksi):
Skor paling masuk akal: Tottenham 1-1 Crystal Palace
Alternatif: Tottenham 2-1 Crystal Palace (skenario jika Spurs mencetak gol lebih dulu dan mampu menjaga ritme)
Terakhir, kalau kamu menonton dari Indonesia, tetap pantau live score resmi yang terlampir di akhir halaman siaran. Derby seperti “crystal palace vs tottenham” sering berubah hanya karena satu momen, kartu, atau pergantian pemain.
Sumber: Sofascore




